Ayat Renungan:
“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu.”
— Yohanes 14:27
Dunia menawarkan banyak hal yang disebut “damai”.
Namun seringkali, itu hanya sementara.
Datang… lalu pergi.
Damai dari dunia bergantung pada keadaan.
Ketika semuanya baik, kita tenang.
Ketika semuanya goyah, hati ikut gelisah.
Tetapi damai yang Tuhan berikan… berbeda.
Itu tidak bergantung pada keadaan.
Itu lahir dari kehadiran-Nya.
Sabat adalah waktu di mana damai itu terasa lebih dekat.
Bukan karena semua masalah hilang,
tetapi karena kita memilih untuk berdiam bersama Tuhan—
yang lebih besar dari setiap masalah.
Saudaraku, mungkin ada hal yang masih membuatmu khawatir.
Mungkin ada pertanyaan yang belum terjawab.
Namun di Sabat ini, Tuhan berkata:
💛 “Percayalah… Aku memegang semuanya.”
Damai sejati bukan berarti tidak ada badai.
Damai sejati adalah tetap tenang…
karena kita tahu Tuhan ada bersama kita.
Doa Singkat:
Tuhan, berikan aku damai-Mu yang tidak tergantung pada keadaan. Ajarku untuk percaya sepenuhnya kepada-Mu. Tenangkan hatiku, dan penuhi aku dengan kehadiran-Mu di Sabat ini. Dalam nama Yesus, amin.
No comments:
Post a Comment